KAIMANA-Meski pembahasan Kebijakan Umum Angaran(KUA) dan Plafon Penguna angaran Sementara (PPAS)telah di bahas sebulan lalu, bahkan dokumen tersebut telah di serahkan oleh eksekutif kepada Legislatif. Namun para wakil rakyat ini berkomitmen untuk tetap menunggu pelantikan Bupati terpilih.
Demikian dikemukakan ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kaimana Yehadi Al Hamid kepada Fajar Papua, Jumat (8/10) kemarin, di halam Sekretariat Dewan.
"Memang sudah ada sebulan penyerahan dokumen KUA dan PPAS, yang di naikan oleh Pemda kepada DPRD untuk segera di pelajari, di bahas, namun kami 20 orang yang ada sepakat dalam satu pendapat, akan membahasnya setelah ada pelantikan Bupati terpilih," pungkasnya.
Kata ketua Komisi A Dewan Perwakila Rakyat Daerah Kaimana, rants waktu sesuai perundang-undang yang berlaku di Republik ini, masih ada kesempatan untuk penetapan RAPBD yang dijadikan menjadi APBD Kabupaten Kaimana Tahun 2011."aturannya benar kami harus bahas KUA dan PPAS paling lambat 3 bulan seblum akhir Tahun, tapi saya kira limit waktu untuk membahas serta Menetapkan APBD Tahun 2011 masih ada. Karena Untuk penetapan APBD Tahun 2011, kita harus sesuaikan dengan Visi dan Misi bupati terpilih, sehingga apa yang telah di usulkan dalam KUA dan PPAS programnya terarah secara baik, guna kebutuhan masyarakat yang tepat sasaran, tidak amburadul seperti tahun
kemarin" katanya.
Dia menilai apa yang telah di bahas secara internal pemda, masih terjadi tumpang tindih program dan banyak proyek yang belum saatnya di perlukan oleh masyarakat di programkan. "mungkin saja di dalam pembahasan KUA dan PPAS yang dilakukan tanpa melibatkan Dewan ada program yang seharusnya tidak boleh dilakukan, karena itu belum dibutuhkan, kita bisa sunat angarannya kita berikan kepada kepada kegiatan lain yang diangap paling prioritas, jadi bukan kami kami hapus tapi kami kecilkan angarannya." ungkapnya menanggapi pertanyaan wartawan soal program yang dimasukan dalam dokumen KUA dan PPAS.
Senada dengan itu di tempat yang sama ketua Komisi C, Lewi Oruw juga menambahkan, bahwa tidak mungkin seorang bupati terpilih menjalankan dan bertanggungjawab terhadap visi dan misi program pemimpin lama. "Ini soal gengsi, siapa yang mau tanggung beban orang lain, sementara visi dan misinya tidak dijalankan, itu kan lucu, jadi pada prinsipnya kami sepakat tetap melakukan pembahasan KUA dan PPAS serta melakukan sidang, kami tidak memperhambat, tetapi harus menunggu pelantikan Bupati terpilih." imbuhnya.*(jon)*
Baca Terus!
Rabu, Oktober 13, 2010
Selasa, Oktober 12, 2010
Menang di MK, "Tiba di Kaimana"
ditetapkan KPUD Kaimana pada 8 September lalu.
Menang kembali setelah mengikuti gugatan Pasangan nomor Urut 3 Drs Hasan Achmad M.Si dan Ir, Melki. Corneles Sikora.(Hamsi) pada peradilan tertinggi di NKRI yakni Makhama Konstitusi(MK) Jumat (8/10) pukul 10.30 WIB. Kedua pasangan yang diputus menang oleh Majelis Hakim, tiba di Bandar udara Utarom Kaimana, dengan menumpangi pesawat ATR 72-500 pukul 9:45 WIT disambut hangat ratusan pendukung dan simpatisan serta masyarakat kaimana.
Namun sebelum diarak menuju kota Kaimana, Calon Bupati dan wakil bupati terpilih, Drs Matias Mairuma dan Burhanudin Ombaier. S.Sos, dikalungkan bungga setelah turun dari transportasi udara.
Meskipun masih menjabat sebagai wakil Bupati periode 2005-2010, dan belum dilantik secara resmi menjadi Bupati Kaimana yang baru, tetapi sebagai anak adat yang nantinya sebagai pemimpin di kabupaten ini selama lima tahun, diberikan sepatu dua melepas keberangkatan jemaah haji 2010 di Vip room Bandar udara kaimana.
Usai melepas keberangkatan para haji kaimana, calon bupati dan wakil bupati terpilih meninggalkan jemaah, dengan mengunakan jeep yang dipersiapkan untuk kedua pasangan "kaki abu" tersebut.
Kedua pasangan yang berada di atas mobil, terus melemparkan senyum dan melambaikan tangan kepada setiap warga masyarakat yang berada disepanjang jalan, sapaan dari kedua orang tersebut dibalas penduduk yang notabene adalah masyarakat Kaimana.
Kendaraan yang ditumpangi Pasangan Mambo tidak bisa berjalan mulus melakukan konvoi mengilingi kota Kaimana, Bupati dan wakil bupati terpilih diminta untuk turun bersama dengan simpatisan, massa pendukung pasangan nomor urut 4 untuk bersama-sama melakukan long mars hingga ke Taman Hiburan Rakyat(THR).
Perjalanan kurang lebih 5 KM, dengan jarak tempuh memakan waktu hampir dua jam itu, dipadati warga masyarakat ada yang bergoyang serta menari dan ada yang menari dengan mengunakan tarian tifa panjang khas masyarakat di wilayah ini.
Sementara berdasarkan pantauan wartawan koran ini, kendaraan yang dipakai untuk menjemput warga masyarakat, dari pukul 08.00 WIT, penuh sesak diisi oleh warga yang hendak ke bandara utarom untuk menjemput kedatangan pasangan kaki abu.
Puluhan truk dan mobil angkot bahkan mobil dinas dipakai guna melakukan konvoi menghantar sang pimpinan harapan masyarakat, juga terdengar lagu kemenngan yang berjudul "Mambo sudah Menang di mana-mana, dari Kampung ke Kaimana bahkan ke Jakarta Mambo adalah Pemenangnya”. Warga yang melakukan konvoi dengan berjalan kaki akhirnya kembali finish di THR, beberapa jam mendengar arahan politik Drs Matias Mairuma dan selanjutnya bubar dengan tertib.
Tidak hanya pihak lantas yang turun kejalan, keamanan sepolres Kaimana,Polsek dan aparat Brimob dikerahkan untuk menjaga kamtibmas simpatisan Pasangan nomor urut 4 selama melakukan Konvoi, kamtibmas di pantau langsung Kapolres AKBP Antonius Wantri Julianto, hingga berita ini diturunkan situasi kota Kaimana tetap berada dalam suasana Kondusif tampa
ada tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat. *(jon)* Baca Terus!
Label:
Headline,
Politik,
Sosial Budaya
Jumat, Oktober 08, 2010
KODIM 1713 Gelar Jalan Santai
Kaimana Fajar Papua
Dalam rangka memperingati HUT Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) ke 65 pada tanggal 5 Oktober (hari ini), jajaran Komando Daerah Militer (Kodam 1713) Kaimana, belum lama ini mengelar jalan santai.
Jalan santai yang akan dumulai dari taman Hiburan rakyat dan akan finis di Deklamasi Hailay dengan jarak tempuh 3 kilo meter, diikuti oleh TNI/Polri, Satpol PP, para SKPD di Pemkab Kaimana dan masyarakat kaimana.
Jalan santai tersebut dimulai pada pukul 06.00 WIT dimulai dari Taman kota Kaimana dan Finis di Taman Deklamasi. Sebagian peserta yang ikut terlibat dalam acara ini berasal dari masyarakat umum, anak-anak sekolah, anggota TNI/POLRI, dan PNS yang berada dalam lingkup pemerintahan kabupaten Kaimana.
Panitia penyelenggamenyediakan kupon berhadiah (doorprize) serta hadia hiburan lainya, hadiah utama berupa 1 buah televisi dan 1 buah mesin cuci, serta buku tabanas dari dari berbagai sponsor antara lain Bank Papua, Bank Mandiri masing-masing 1 buah dan satu buah Hand Phone dari PT.Telkom Kaimana. Dari pantuan wartawan, Penarikan kupon dan penyerahan hadiah utama ini dilakukan oleh Bupati Drs.Hasan Achmad yang saat itu turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Pelaksanaan kegiatan jalan santai ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Kodim 1713 Kaimana dalam menyongsong HUT TNI yang ke 65 tanggal, 5 Oktober mendatang. Kegiatan jalan santai ini disponsori oleh Bank Papua, Bank BRI, Bank Mandiri, PLN, dan Pertamina Untuk itu, dirinya mewakili Kodim 1713 Kaimana mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Sedangkan puncak acara HUT ABRI pada tanggal 5 Oktober, akan dilakukan di lapangan sepak bola cenderawasih. Dan dilanjutkan dengan penaburan bungga yang di pusatkan di Taman Makam pahlawan gunung genova Kaimana.(jon)
Baca Terus!
Dalam rangka memperingati HUT Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) ke 65 pada tanggal 5 Oktober (hari ini), jajaran Komando Daerah Militer (Kodam 1713) Kaimana, belum lama ini mengelar jalan santai.
Jalan santai yang akan dumulai dari taman Hiburan rakyat dan akan finis di Deklamasi Hailay dengan jarak tempuh 3 kilo meter, diikuti oleh TNI/Polri, Satpol PP, para SKPD di Pemkab Kaimana dan masyarakat kaimana.
Jalan santai tersebut dimulai pada pukul 06.00 WIT dimulai dari Taman kota Kaimana dan Finis di Taman Deklamasi. Sebagian peserta yang ikut terlibat dalam acara ini berasal dari masyarakat umum, anak-anak sekolah, anggota TNI/POLRI, dan PNS yang berada dalam lingkup pemerintahan kabupaten Kaimana.
Panitia penyelenggamenyediakan kupon berhadiah (doorprize) serta hadia hiburan lainya, hadiah utama berupa 1 buah televisi dan 1 buah mesin cuci, serta buku tabanas dari dari berbagai sponsor antara lain Bank Papua, Bank Mandiri masing-masing 1 buah dan satu buah Hand Phone dari PT.Telkom Kaimana. Dari pantuan wartawan, Penarikan kupon dan penyerahan hadiah utama ini dilakukan oleh Bupati Drs.Hasan Achmad yang saat itu turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Pelaksanaan kegiatan jalan santai ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Kodim 1713 Kaimana dalam menyongsong HUT TNI yang ke 65 tanggal, 5 Oktober mendatang. Kegiatan jalan santai ini disponsori oleh Bank Papua, Bank BRI, Bank Mandiri, PLN, dan Pertamina Untuk itu, dirinya mewakili Kodim 1713 Kaimana mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Sedangkan puncak acara HUT ABRI pada tanggal 5 Oktober, akan dilakukan di lapangan sepak bola cenderawasih. Dan dilanjutkan dengan penaburan bungga yang di pusatkan di Taman Makam pahlawan gunung genova Kaimana.(jon)
Baca Terus!
Harga Mahal “TEWS” sulit di Peroleh BMG

Kaimana Fajar Papua
Gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang mengguncang Kabupaten Kaimana kamis pekan lalu meninggalkan catatan tersendiri bagi BMG di Kabupaten ini.Hal ini kepada wartawan koran, Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofiksika(BMG) Kabupaten Kaimana Sabam Sinaga mengakui bahwa peralatan pendeteksi gempa bumi dan tsunami yang ada saat ini belum bekerja maksimal.Ia mengakui bahwa alat yang diberi nama Tsunami Erly Warning System (TEWS) tersebut sering mengalami kerusakan, sehingga untuk memperbaiki cukup memakan biaya yang begitui besar, yakni mencapai 2 Miliar rupiah dan pengadaannya dilakukan oleh BMGK pusat. “kepada wartawan beliau mengatakan ” bisa lihat saja di belakang kantor Satpol PP disitu tempat TEWS dipasang” namun semakbelukar sudah sangat tinggi sampai menutupi sollar sell yang fungsinya menarik energi matahari guna menyuplainya ke alat TEWS tersebut,” paparnya.
Menurut Sinaga, penempatan lokasi untuk pemasangan alat pendeteksi gempa(TEWS), yang seharusnya bukan berada di kantor Satpol PP, tetapi harus mempunyai lokasi yang khusus yang juga berada di kantor Bupati, sehingga mudah terpantau dan terawat. Dengan demikian, alat pendeteksi tersebut dapat bekerja semaksimal mungkin dalam memperoleh dan mengirimkan data ke BMGK, sehingga antisipasi terhadap bencana alam yang terjadi dapat dilakukan karena telah diketahui sebelumnyaterdeteksi dengan baik.
“Jadi kami sudah sampaikan ke Pemda, namun sampai sekarang tidak ada jawaban, bahkan pemda tidak mengijinkan kami memindahkan alat tersebut ke lokasi baru yang kami rasa tepat untuk dipasang. Padahal kalau memang pemerintah daerah benar-benar memikirkan keselamatan masyarakatnya, maka hal ini perlu diperhatikan secara serius. (jon)
Baca Terus!
Yehadi Harap Masyarakat Sabar Ikuti Keputusan MK
November pelantikan Bupati
Yehadi Harap Masyarakat Sabar Ikuti Keputusan MK
Kaimana Fajar Papua
Masyarakat diminta untuk tetp aman dan tidak mudah terprovakasi oleh isu-isu yang tidak bertanggungjawab, Apapun keputusan Mahkama Kontitusi(MK) terkait gugatan pelangaran Pemilu kada Kabupaten Kaimana 1 September 2010 lalu harus diterima
Demikian dikatakan ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kaimana 2009-2014, Yehadi Al Hamid kepada koran ini melalui pesan singkat(SMS) yang dikirim belum lama ini.Lebih lanjut pria berkumis tebal dan cukup vocal di lembagga terhormat ini mengatakan di dalam NKRI semua pokok persoalan yang di sidangkan berakhir di MK, untuk itu dia berharap kepada masyarakata kaimaa untuk tetap menahan diri dan tidak mudah terprofakasi dengan adanya isu-isu miring, sebab pelantikan kepala daerah Kabupaten Kaimana tetap berjalan sesuai dengan jadual yang di tentukan.
” saya berharap seluruh masyarakat kaimana, tetap tenang bersabar menunggu keputusan MK, karena di RI keputusan yang paling tinggi adalah keputusan MK dan ini bersifat final, sehingga apapun keptusan MK mari kita tunduk dan taat, saya berharap masyarakat jangan terprovaksi dengan pernyataan yang tidak bertanggungjwab“ imbuhnya. Seraya mengatakan dirinya bersama dengan anggota DPRD yang lain sedang berada di Jakarta mengawal prsos pentahapan pesidang di MK.
Ia menilai apapun apapun amar putusan yang di lakukan MK, tidak akan merugikan masyarakat kaimana, sehingga menurut Al hamid pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah akan berlangsung pada bulan November 2010 periode 2010-2015.
“ saya tidak mau berspekulasi, tapi pelantikan itu pasti, siapapun dia saya yakin masyarakat Kaiman sudah tahu siapa bupati yang di lantik, mari kita semua memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat jangan kita menipu dengan hal-hal yang tidak benar, “ katnaya. Berharap Kabupaten Kaimana harus menjadi contoh bagi kabupaten lain di 33 Povisni di Indonesia.(jon) Baca Terus!
Yehadi Harap Masyarakat Sabar Ikuti Keputusan MK
Kaimana Fajar Papua
Masyarakat diminta untuk tetp aman dan tidak mudah terprovakasi oleh isu-isu yang tidak bertanggungjawab, Apapun keputusan Mahkama Kontitusi(MK) terkait gugatan pelangaran Pemilu kada Kabupaten Kaimana 1 September 2010 lalu harus diterima
Demikian dikatakan ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kaimana 2009-2014, Yehadi Al Hamid kepada koran ini melalui pesan singkat(SMS) yang dikirim belum lama ini.Lebih lanjut pria berkumis tebal dan cukup vocal di lembagga terhormat ini mengatakan di dalam NKRI semua pokok persoalan yang di sidangkan berakhir di MK, untuk itu dia berharap kepada masyarakata kaimaa untuk tetap menahan diri dan tidak mudah terprofakasi dengan adanya isu-isu miring, sebab pelantikan kepala daerah Kabupaten Kaimana tetap berjalan sesuai dengan jadual yang di tentukan.
” saya berharap seluruh masyarakat kaimana, tetap tenang bersabar menunggu keputusan MK, karena di RI keputusan yang paling tinggi adalah keputusan MK dan ini bersifat final, sehingga apapun keptusan MK mari kita tunduk dan taat, saya berharap masyarakat jangan terprovaksi dengan pernyataan yang tidak bertanggungjwab“ imbuhnya. Seraya mengatakan dirinya bersama dengan anggota DPRD yang lain sedang berada di Jakarta mengawal prsos pentahapan pesidang di MK.
Ia menilai apapun apapun amar putusan yang di lakukan MK, tidak akan merugikan masyarakat kaimana, sehingga menurut Al hamid pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah akan berlangsung pada bulan November 2010 periode 2010-2015.
“ saya tidak mau berspekulasi, tapi pelantikan itu pasti, siapapun dia saya yakin masyarakat Kaiman sudah tahu siapa bupati yang di lantik, mari kita semua memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat jangan kita menipu dengan hal-hal yang tidak benar, “ katnaya. Berharap Kabupaten Kaimana harus menjadi contoh bagi kabupaten lain di 33 Povisni di Indonesia.(jon) Baca Terus!


